Selasa, 23 Februari 2016

Butuh Waktu, Bukan Kamu



Dibaca hati-hati jangan terburu-buru, jangan salah paham dulu.

Butuh waktu yang lama
Untuk sekadar sembuh dari luka
Luka lama yang kamu buat semakin menganga
Butuh waktu yang lama
Untuk menganggap kamu benar-benar ada
Kamu yang berjuang demi sebuah bahagia
Butuh waktu yang lama
Untuk menikmati perih dan lara
Hingga dapat kembali jatuh cinta
Maafkan aku, saat itu
Yang kubutuh bukan kamu
Tapi kubutuh waktu

Ini yang kedua, untuk si lelaki super duper baik hati.
Setelah sekian lamanya tak dapat berkata, karena sedang sibuk dibuatnya bahagia.
Terima kasih banyak ya, maaf belum bisa balas apa-apa.

Salam rindu, dari perempuanmu :')