Bacalah dengan saksama, curahan hati seorang perempuan yang sedang (mencoba) berbahagia.
Aku seorang perempuan yang tak berpunya,
tak punya apa-apa.
Hanya punya hati, itupun hati batu.
Katamu hatiku hati batu?
Haha sudah pasti itu!
Batu yang tak pernah bereaksi ketika diberi aksi
Tak pernah peduli apapun yang terjadi
Pun dengan hatiku.
Katamu hatiku hati batu?
Haha iya aku setuju!
Batu yang tak pernah berontak ketika diinjak
Mungkin dia merasakan sakit, tapi tak ada yang bisa diperbuat
selain hanya bertahan dalam diam.
Pun dengan hatiku.
Katamu hatiku hati batu?
Haha benar kamu!
Batu yang perlahan akan hancur
ketika dipecahkan dengan sesuatu yang begitu keras
berulang-ulang kali
Pun dengan hatiku.
Yang terakhir aku hanya ingin kamu tahu sesuatu, kamu, lelaki super duper baik hati yang mencoba membahagiakanku. Sepandai-pandainya kamu membuatku merasa bahagia, sama sekali tak akan ada artinya jika kamu berdusta. Terima kasih untuk semuanya.
Salam rindu, dari permpuanmu :')
Aku seorang perempuan yang tak berpunya,
tak punya apa-apa.
Hanya punya hati, itupun hati batu.
Katamu hatiku hati batu?
Haha sudah pasti itu!
Batu yang tak pernah bereaksi ketika diberi aksi
Tak pernah peduli apapun yang terjadi
Pun dengan hatiku.
Katamu hatiku hati batu?
Haha iya aku setuju!
Batu yang tak pernah berontak ketika diinjak
Mungkin dia merasakan sakit, tapi tak ada yang bisa diperbuat
selain hanya bertahan dalam diam.
Pun dengan hatiku.
Katamu hatiku hati batu?
Haha benar kamu!
Batu yang perlahan akan hancur
ketika dipecahkan dengan sesuatu yang begitu keras
berulang-ulang kali
Pun dengan hatiku.
Yang terakhir aku hanya ingin kamu tahu sesuatu, kamu, lelaki super duper baik hati yang mencoba membahagiakanku. Sepandai-pandainya kamu membuatku merasa bahagia, sama sekali tak akan ada artinya jika kamu berdusta. Terima kasih untuk semuanya.
Salam rindu, dari permpuanmu :')